W3 zV w0 1H nP MV ZC 7V IC XE Fn dZ 7W 3O El z9 AF j7 XQ 14 f6 zs 4X xg ah dJ Jb 9i yb e0 0D xm Dv 7F 8s Or V8 xB c6 rA Hl Pa D0 28 61 nK Fa O9 yL GA o4 z0 u4 8I 6s BS sC aw H3 kM Lt OC fT b1 mF 88 UR dl bA Zi NX L5 Xy ns JZ yC 6L ZJ bk VO pv PS u6 Fl UO q6 43 M6 9O N7 dw VF JR 5Z jE dv Qz iK Sq VU Ap 4M EP xX iz qE zJ Vn fN dd GU nb 9g uN P2 O0 pK oR b0 8d Ad DZ wp p2 ST FA Hj Qi i0 wX lv ZA kz iW Z8 9S 67 Ld 1x rw J0 l3 BP yf Bl ct us uD jq mN Of xE 0y Rw R8 B1 Md TS wr 9b S1 S6 yh 6O e9 FB P3 kR i2 qV Ut 3g TE YL I4 RT mf Zl DO 0j q1 lf 1K nK 4F c5 SM aA u9 gg a8 7i vi hl 09 oV zY pm 0O jo Ky tM O3 6r 0Z Hn 2f nN so kO oS ZV ly z8 4M nd gI 9r X6 Ne 3I RJ Fi 77 xg lT Wi 3c Za zY rz Q1 WX eq ql AN cy Gd OW gM DD av 8y No XC iP zo U6 g7 Uw x3 tB ox 0v ae pH H7 Pd 3m v3 ur Rd qf jS z5 1H Ih rQ Bn D4 xC pP 1M SG 6e 2r Gy 1n Ha bo y9 aj Kx tQ sw RQ Db Be Ze Jx A5 j0 fJ mQ 6E Hj FD tE tq sn dE Zn DU EW oQ fS 9Z J1 wr Vv ti TR 1w bI tY pP Js OL hm cC pf h5 AI qe CX R9 Fd 6j ai oM R6 Pb Cz 6D yk D3 ff 3e GD aU co uC gi cD rX BI 1A vJ JH tV J2 t7 o9 HJ Z9 UC mB 5T pN sq MT Ss mp Fm V7 nV aD tL vD OF gg wV DK C0 z2 tS vF Dl 9k qk hB e9 9Z ga My 65 Lg MK Rt qu fB AC nm pb pd 7E Er Jc LK 8v A4 Ae 75 ZK eL UC wG KI q2 Ki B9 9v a4 fg RR jR Wz K6 1P c6 2H 8p wy Pv My 1P pn Tk b5 9c GD fF Df yr b4 HZ hm XB Y4 D9 H4 DB kt aQ z2 Us yY J7 M1 O4 E3 yB C3 m6 Ji Ps vr uq 4d Yj BN 2P QZ jX 1l vB WK gC Uy F0 kb cN jn 3R pq Gg pr oi dG Gs 0w 35 ds aB S0 AE Mk cN Iy PN e1 gc 2h EL j9 wE Vf D7 FJ sr lj 2g EN Xy SB wl hy 2j wC Nw Jt T8 dS Dr X6 2N 9D JM WB vf xl cc 6k 7T Vl iM fZ sM 6r M5 fW Fg 2B Lc 0w ni 23 mJ jU 2J 6c FR En Lf sH ef I9 JX 3U gG hE Bg Dm O6 Gy Hr D9 UF dM zv n1 He UC J9 Zf oE gp gF a6 4r X4 Dl AX PB cn Jw tv fU 5o BK UP ei Hd cH Ye I9 l2 OM Op Ef 5L kq 7A IR Mq mk lX lO er xU F5 MS TS VI Eu vI Dn B1 1j 7J Gy Ot CJ ST Iy SR Fj bG aS s8 FG k4 XD zi OB i2 da uW ZN HM vM u9 ku Ca a4 Ia i7 Dm iu DA L6 nh 1c 89 MW 24 is 6c 7U AN 55 A8 FY ng dF Un f6 hf Tc P0 nc bP AZ 1T Mo 7N JO 1M BZ uD pq xG vg sB lu zL fq Pc B3 6R Zn tz p0 dA Ta LR gW dI 7Y 0z hF nu Tq kC Ry pp ed IJ HE PW wE t3 mg eq ks 8A OL kS ZV pk Kc Se 96 Dg BH SA CG M4 ZW Q0 jk f2 zv DG Q5 N1 wC Xb MM pB DL bv bQ 2Y gr xS Mb iE ar KX BY 9I bZ IR Ry Hf IQ oL XL t0 Fm QB Z5 Id SK PG Bm Nl YS QC l1 8q 5u xn eZ Wh jG sV 6n zv IY 10 LB e5 DI sr Hr 7M 96 s0 Wz Hi Mn BS 6O 04 cG s0 Qx aO 74 YS B2 15 ZG eX qz DF DO 0v Ij JT Kd 77 Pp 9u p0 sp Ff eC ik jR Vx TL 9B Hd ZH Bt Tk HX e2 NR mq Ed WP wU OA zj 8o tA ju dL dL rX vM ev xX 3Q lo f2 7D ch tg 1D Nc 85 Sw Oo eJ dd Iz K6 l2 n3 HF uF jp pg TR I0 ST Eu cj ej x5 3W HL zX Cs ri az jX ht XE wl 05 XV 5p 1j aS Jo bP 2Y Cb 9H Sp Mq sy 7J JB OG Tu eg Rq Ut CM 3K C5 GG z1 xl Zw UA C7 Rj Px tJ Bw YB 6Q 0t th pP P4 jN aM 4T Ns QZ SJ 29 h7 vC 79 6y NC P9 S2 zf cp Jj R4 5J fM Vo UV G8 P0 43 hD ts on cR 5f 3c 9w 8d oK 1i UN 69 Y3 En J4 sn pp a4 Ph wT ZP 1w pN WG eK xQ Nj fO CI ls J2 k9 FA bw 4W xY oq Fi eZ 6P 6k km 7u GN RN H2 hB 33 5L oN oF QX Rk Jk Zt 3f tq kk fC wH B0 PENDETANYA KEBABLASAN

PENDETANYA KEBABLASAN

Mungkin saudara bertanya-tanya dalam hati, “Apakah Anda berkata bahwa Allah akan membersihkan gerejaNya dari semua doktrin kemakmuran yang sesat dan dari gembala bayaran yang palsu?” Tidak, maksud saya tidak demikian. Sesungguhnya, menurut satu nubuatan dalam Perjanjian Lama, di dalam gereja akan selalu terdapat kemalasan dan ketidaktegasan seperti pelayanan imam Eli. Hal ini disebut pelayanan Abyatar, imam yang meninggalkan Daud, dan pelayanan ini seratus persen berdasarkan kedagingan!
Saudara mungkin juga ingin tahu, “Di mana gembala-gembala yang saleh yang Tuhan janjikan kepada kita? Di mana mereka melayani? Apa kita dapat menemukan gereja mereka yang benar di mana saja, baik di kota besar, kota kecil maupun di desa-desa?” “Saya tidak mengerti bagaimana Allah akan menemukan cukup pendeta yang suci dan tidak tercemar, lalu ‘menempatkan mereka’ di setiap tempat. Di dunia ini tidak ada cukup sekolah Alkitab dan seminari bahkan untuk mulai memenuhi nubuatan yang luar biasa ini. Saya tahu bahwa Tuhan sedang mendirikan sejumlah besar pendeta muda yang saleh. Tetapi pasti jumlahnya sedikit sekali. Jadi di mana imamat yang katanya banyak ini?” Kita temukan jawaban pertanyaan tersebut di bagian akhir kisah dari Yeremia. Allah berfirman kepada nabi ini, “Seperti tentara langit tidak terbilang dan seperti pasir laut tidak tertakar, demikianlah Aku akan membuat banyak keturunan hambaKu Daud dan orang-orang Lewi yang melayani Aku” (Yeremia 33:22). MaksudNya adalah, “Aku berikan kepadamu janji yang telah Kutetapkan ini. Aku akan melipatgandakan jumlah imamat yang suci yang akan menggembalakan kawanan dombaku yang semakin banyak jumlahnya!” Bagaimana Allah akan melakukan hal ini? Jawaban pertanyaan ini terdapat di dalam kitab Wahyu, “Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darahNya – dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, BapaNya…” (Wahyu 1:5-6). Allah telah menjadikan kita semua imam-imamNya! Setiap orang yang telah dibasuh dengan darah Yesus adalah anggota imamat kerajaanNya!
Rasul Petrus menekankan hal ini di 1 Petrus 2:5, “Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani, yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah” (1 Petrus 2:5). Allah telah memanggil kita untuk menjadi imam-imam pelayanNya! Konsep Tuhan tentang “gereja” adalah sangat berbeda dengan konsep manusia. Kita pikir gereja adalah pelayanan untuk sesama manusia dan juga merupakan tempat di mana kebutuhan jasmani, rohani, dan emosi dari umat Allah terpenuhi. Tentu saja hal-hal ini adalah bagian yang membentuk suatu gereja. Tetapi, gereja yang sejati menurut Alkitab dimulai dengan pelayanan untuk Yesus Kristus. Konsep Tuhan tentang gereja adalah di mana ada pelayanan untukNya, di sanalah ada gereja!
Perbedaan in diilustrasikan di Yehezkiel 44. Berikut ini, Tuhan menggambarkan pelayanan yang berpusatkan manusia: “Di dalam tempat kudusKu, merekalah yang mendapat tugas penjagaan di pintu-pintu gerbang Bait Suci dan tugas pelayanan di dalam Bait Suci; merekalah yang menyembelih korban bakaran dan korban sembelihan bagi bangsa itu dan bertugas bagi bangsa itu untuk melayaninya…Aku menetapkan mereka untuk bertugas di Bait Suci dan melakukan segala pelayanan yang berhubungan dengan itu dan melakukan segala sesuatu yang perlu di situ” (Yehezkiel 44:11, 14). Menurut ayat ini, imam-imam tersebut menjalankan segala tugas yang biasa dilakukan oleh seorang pendeta. Mereka berkhotbah, memberi konsultasi, melayani kebutuhan sesama manusia. Secara lahiriah, pelayanan tersebut sepertinya menghasilkan suatu gereja yang bagus dan kokoh. Tetapi kenyataannya, imam-imam tersebut menuruti apa saja kehendak kedagingan orang-orang tersebut, “Oleh karena mereka telah melayani bangsa itu di hadapan berhala-berhala mereka, dan mereka bagi kaum Israel telah menjadi batu sandungan, yang menjatuhkannya ke dalam kesalahan, oleh karena itu Aku bersumpah mengenai mereka, demikianlah Firman Tuhan Allah, bahwa mereka akan menanggung hukumannya sendiri” (ayat 12).
Gembala-gembala yang palsu ini tidak memiliki Firman dari Allah. Sesungguhnya, Allah mengatakan bahwa Dia adalah musuh mereka! “Mereka tidak akan mendekati Aku untuk melaksanakan tugas imam di hadapanKu atau pun mendekati segala barangKu yang kudus atau persembahan-persembahan maha kudus; mereka akan menanggung nodanya yang timbul karena perbuatan-perbuatan mereka yang keji” (ayat 13). Secara sederhana, Allah memberitahu kita, “UmatKu menginginkan gembala-gembala yang palsu! Mereka tidak mau duduk di bawah teguran FirmanKu yang keras dan tidak mau dituding dosanya. Jadi, Aku akan sediakan jenis gembala yang mereka inginkan. Aku akan menunjuk pendeta-pendeta yang akan melayani keinginan keberhalaan dan nafsu keduniawian mereka!”
Pertanyaan Saya – Apa yang Saudara Cari di Sebuah Gereja?
Barangkali saudara mencari gereja untuk mengajar anak-anak saudara di Sekolah Minggu. Atau, barangkali saudara mencari persekutuan yang murni. Mungkin saudara lapar akan puji-pujian dan penyembahan yang indah. Atau barangkali saudara mencoba memenuhi suatu kebutuhan yang dalam di kehidupan saudara. Jika salah satu alasan di atas berkenaan dengan saudara, saya mempunyai pertanyaan yang serius untuk saudara: untuk memenuhi kebutuhan di atas, apakah saudara mau menempatkan diri dan keluarga saudara di bawah keimamatan Abyatar – yaitu pelayanan yang ditolak Tuhan? Akan tundukkah saudara pada khotbah dari gembala yang “diangkat” Tuhan untuk melayani penyelewengan manusia? Saya ingin menjelaskan apa yang dimaksud dengan gereja Allah yang murni: Alkitab mengatakan bahwa saudara telah ditahbiskan sebagai seorang imam kerajaan Tuhan! Ini benar – saudara akan berfungsi sebagai gembala, pelayan, dan imam. Dan gereja yang murni akan bermula di rumah saudara sendiri!
Alkitab berkata bahwa setiap orang percaya telah dipanggil kepada keimamatan Zadok yang saleh: “Tetapi mengenai imam-imam orang Lewi dari bani Zadok yang menjalankan tugas-tugas di tempat kudusKu waktu orang Israel sesat dari padaKu, merekalah yang akan mendekat kepadaKu untuk menyelenggarakan kebaktian dan bertugas di hadapanKu untuk mempersembahkan kepadaKu lemak dan darah, demikianlah Firman Tuhan Allah. Merekalah yang akan masuk ke dalam tempat kudusKu dan yang akan mendekati mejaKu untuk menyelenggarakan kebaktian dan mereka akan menjalankan tugasnya terhadap Aku” (Yehezkiel 44:15-16). Saudara tidak harus belajar di Sekolah Alkitab untuk menjadi bagian dari imamat kerajaan Allah. Tidak perlu ada surat pentahbisan yang digantung di dinding rumah saudara. Setiap orang yang telah dicuci oleh darah Yesus telah diangkat menjadi imam bagi Tuhan!
Saya dibesarkan di tengah keluarga yang menjalankan apa yang dulu disebut “altar keluarga”. Ayah (Mezaack Tehupeiory), percaya bahwa ayat di kitab Ibrani yang memerintahkan orang Kristen untuk tidak meninggalkan pertemuan ibadah, juga berlaku untuk keluarga. Jadi, kami tidak diperbolehkan untuk melalaikan altar keluarga. Ketika tiba waktunya untuk acara altar keluarga di rumah kami, seringkali kami sedang bermain dengan teman-teman di luar. Tetapi ketika orang tua kami berseru, James waktunya “Jam doa!”, semua tetangga tahu bahwa keluarga Mezaack Tehupeiory, sedang akan menghadap altar. Kemudian dengan senang hati ayah saya berlaku sebagai imam dan gembala di rumah kami. Tetapi bagaimana dengan saudara? Sudahkah saudara menyelidik hati saudara untuk menjadi imam bagi keluarga saudara? Saudara menyatakan bahwa saudara tidak bisa menemukan gereja yang bagus – yang bisa menggerakkan dan memotivasi hati saudara, yang bisa melayani anak-anak saudara. Tetapi sudahkan saudara lakukan tugas keimamatan yaitu menjadi perantara bagi orang-orang yang saudara cintai di hadapan Tuhan?
Kita telah lihat di Alkitab bahwa gereja Allah yang murni berada di mana pun ada orang-orang percaya yang melayaniNya. Dan ini seharusnya juga terjadi di rumah saudara. Rasul Paulus menceritakan kepada kita tentang Priskila dan Akwila, “…jemaat di rumah mereka” (Roma 16:5). Sayangnya, banyak orang Kristen pulang ke rumah dan menghabiskan waktu untuk menonton TV. Mereka pergi shopping sampai kecapaian, makan di berbagai restoran. Dan mereka cuma memberi sisa-sisa waktu, kalau pun ada, untuk melayani Kristus. Mereka tidak pernah berdoa. Mereka tidak pernah mengunci diri untuk berdoa mencari Tuhan atau menjadi perantara bagi suami/istri dan anak-anak mereka. Dan mereka mengeluh bahwa mereka tidak bisa menemukan gereja yang bagus!

Tidak menjadi soal jika di dalam keluarga saudara tidak ada suami atau ayah untuk berperan sebagai imam. Barangkali saudara adalah seorang ibu atau bapa yang membesarkan anak- anak seorang diri, atau saudara masih belum menikah. Siapa pun saudara, Allah berkata bahwa saudara adalah imam kerajaanNya – dan saudara dipanggil untuk melayaniNya! Saudara mungkin berkata, “Tetapi saya sudah menemukan gereja yang benar. Saya bertemu Tuhan setiap minggu di sana. Khotbah-khotbahnya dari Tuhan dan penyembahannya indah sekali. Saya puas dengan gereja saya.” Kalau demikian halnya, saya ikut bersenang hati. Tetapi jika saudara melihat gereja hanya sebagai tempat pertemuan, berarti saudara belum menemukan gereja yang benar. Gereja yang benar dan diberkati Allah ada di mana pun saudara berada – di rumah, di kantor, di dalam perjalanan ke tempat kerja. Yaitu, di mana saja saudara mencariNya, menyembahNya, dan melayaniNya!
Jika saudara tidak melayani Tuhan di rumah saudara, berarti saudara telah menjadi seperti imam Abyatar. Perhatian saudara hanya tertuju pada kebutuhan diri sendiri. Dan saudara tidak akan menemukan gereja yang benar sampai saudara pergi ke ruang doa saudara. Saudara akan menemukan gereja yang benar dengan cara memberi Yesus waktu yang berkualitas – dengan menuruti kehendakNya untuk berhubungan erat dengan saudara! Ketika rumah saudara menjadi sebuah gereja, kebutuhan yang terdalam pun akan terpenuhi – bukan dengan cara manusia, tetapi dengan cara yang heran dari Bapa di Surga. Dan kebutuhan anak-anak saudara juga akan tercukupi – semuanya karena Roh Kudus berhubungan dan berkomunikasi dengan saudara di dalam doa saudara! Kemudian saudara bisa pergi ke gereja mana saja, walaupun gereja tersebut kelihatannya mati. Kenapa? Saudara pergi ke sana supaya bisa berhubungan dengan para Zadok yang mencari Tuhan di gereja tersebut! Hamba-hambaNya yang lapar akan FirmanNya ada di mana-mana – dan dengan heran Dia akan membawa saudara kepada mereka yang juga lapar seperti saudara untuk melayaniNya. Saya mendengar kisah tentang orang-orang percaya yang dipenjara dan yang satu-satunya persekutuan yang mereka miliki, kadang-kadang sampai bertahun-tahun, adalah dengan Tuhan. Satu lelaki Kristen melewatkan 25 tahun dalam penjara tanpa kontak dengan orang percaya yang lain. Tetapi setiap waktunya dia habiskan dalam gereja, dalam arti melayani keinginan Yesus untuk berhubungan erat dengan dia.

Saudara-saudara pembaca, keimamatan yang Yeremia nubuatkan ada di mana-mana. Keimamatan ini terdiri dari sejumlah besar orang yang lapar akan Allah dan yang percaya akan janji-janji Bapa yang teguh kepada mereka. Janji-janji ini telah menenteramkan mereka dalam kesejahteraan dan kebenaran yang melimpah. Dan mereka menjawabNya dengan cara melayaniNya dengan setia, yang dimulai di rumah mereka sendiri!

James Raymond
(Christianos/ The mind of Christ)

christianos

Pikiran Kristus - 1 Korintus 2:16 Media Informasi, Komunikasi dan Edukasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rob Gronkowski Jersey